Kegiatan Magang di Dyatmika
Salah satu kegiatan yang menjadi aspek penting dalam pelaksanaan perkuliahan adalah Magang. Dengan adanya kurikulum baru, yaitu Kurikulum Merdeka terdapat kebijakan baru yaitu bebasnya setiap individu dalam mengakses pendidikan serta merasakan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan setiap mahasiswa. Kurikulum Merdeka merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan yang dilaksanakan oleh pemerintah (Kemendikbudristek, 2021). Magang merupakan salah satu implementasi dari penerapan program Kampus Merdeka. Dengan mengikuti program Magang mahasiswa mampu menerapkan ilmu pengetahuan, dan skill yang dimiliki siswa diluar kegiatan kelas (Kemendikbudristek, 2022).
Sesuai dengan program studi penulis yaitu Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, penulis mengikuti program Magang Kampus Merdeka di salah satu instansi pendidikan yaitu Sekolah Dyatmika. Sekolah Dyatmika adalah sebuah instansi pendidikan yang mengembangkan program pendidikan inovatif, kurikulum yang berpusat pada pengalaman siswa, pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Dengan itu, penulis benar-benar mampu mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang diminati yaitu bidang pendidikan, penulis mendapatkan pengetahuan dan wawasan mendalam tentang bagaimana pengelolaan sekolah, metode pengajaran di kelas, dan kondisi dinamika belajar-mengajar yang berbeda.
Penulis mengikuti kegiatan Magang di Sekolah Dyatmika selama 5 bulan total, yang dihitung dari tanggal 4 Agustus 2023 sampai dengan 15 Dsember 2023. Fokus dari kegiatan magang yang dilaksankaan penulis adalah pengamatan atau observasi yang akan memberikan gambaran dan pelaksanaan langsung untuk mahasiswa mengenai latihan kerja di dunia pendidikan. Kegiatan magang memberikan sarana latihan kerja bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan dan keterampilan di bidang keguruan serta upaya untuk membentuk sikap dan keterampilan sebagai calon guru yang profesional. Dengan demikian, penulis sebagai mahasiswa mampu mendapatkan pengalaman sesuai minat dan kebutuhan dengan kegiatan Magang yang diikuti, khususnya di Sekolah Dyatmika.
Dyatmika bersasal adri bahasa Jawa Kuno yang memiliki arti sebagai “Widya Athma Ika” yang berarti manusia dengan ilmu dan berjiwa yang bersatu dengan atma. Sekolah Dyatmika merupakan non profit school.
Dyatmika merupakan sekolah yang tergolong komunitas yang mulanya dibangun dan dikembangkan oleh para orang tua siswa, telah berkembang selama kurang lebih 25 tahun. Dulu, Sekolah Dyatmika hanya terdiri dari satu kelas, namun sekarang telah berkembang menjadi sekolah yang lengkap dari Playgroup hingga Sekolah Menengah Atas. Sekolah Dyatmika telah terakreditasi oleh Cambridge Assessment International Education, sehingga para siswa mungkinmasuk di berbagai Universitas dan Akademi bergengsi di seluruh dunia karena telah menyediakan ujian level A yang bersifat progresif, jelas, dan koheren. Siswa juga bisa bisa memilih antara masuk ke Universitas yang tesebar dseluruh dunia atau fokus pada Universitas Nasional Indonesia, hal tersebut dikarenakan Sekolah Dyatmika juga menerapkan kurikulum nasional Indonesia dan menyediakan Ujian Nasional. Atau, siswa juga mampu lulus dengan Double Award yaitu Cambridge dan Ujian Nasional. Program Sekolah Dyatmika meliputi berbagai aspek pendidikan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik dan memadukan pendekatan inovatif. Adapun program program tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Program Anak Usia Dini (Early Childhood) di Dyatmika dikemas dengan menarik, menyenangkan, dan berfokus pada anak. Siswa tahun awal dibimbing melalui tugas menarik yang berpusat pada tema unit. Kemampuan berikut dipromosikan melalui aktivitas: pertumbuhan intelektual, keterampilan motorik halus dan kasar, serta kecerdasan sosial dan emosional. Asisten pengajar dan guru bilingual yang berkualifikasi tinggi dan berpengalaman menemani setiap kelas, memanfaatkan strategi komprehensif yang mendorong pengembangan bahasa pelajar muda dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Rasio siswa-guru memfasilitasi tumbuhnya interaksi positif.
- Siswa sekolah dasar (Primary School) dididik dengan moral dan etika yang hanya terdapat di sekolah yang berorientasi pada masyarakat. Program sekolah dasar di Dyatmika menganut Kurikulum Internasional Cambridge, yang merupakan seperangkat standar dan tujuan pembelajaran yang jelas dan komprehensif yang berlaku untuk seluruh sekolah. Sekolah dasar yang benar-benar bikultural dan internasional diciptakan ketika standar internasional Cambridge dipadukan dan diintegrasikan dengan tujuan kurikulum negara bagian Kurikulum Nasional.
- Pengajaran di sekolah menengah (High School) sangat sulit dan menarik. Kurikulum Internasional Cambridge yang diakui dan disiplin Kurikulum Nasional wajib adalah bagian dari kurikulum yang beragam. Piagam Dyatmika, Profil Peserta Didik, dan beberapa kegiatan pengayaan yang menarik, semuanya berfungsi untuk lebih menyempurnakan kurikulum ini. Pembelajaran bersifat dinamis dan menawan, menekankan pengembangan berkelanjutan bagi pendidik dan peserta didik. Untuk memastikan bahwa setiap orang mengetahui langkah selanjutnya dalam proses pembelajaran, setiap mata pelajaran memiliki rencana pembelajaran yang jelas yang dibagikan kepada orang tua dan siswa.
Kegiatan Selama Magang(Kegiatan Mengajar)- Pada proses kegiatan belajar mengtajar, penulis mendapatkan kesempatan untuk ikut merasakan menjadi teacher assistant. Siap menolong siswa yang membutuh bantuan, mengawasi siswa selama segala jenis kegiatan dan aktivitas, serta ikut mengajar dalam kelompok kecil dengan menghandle 1 kelompok dengan kegiatan yang telah ditetapkan.
- Penulis juga kerap mendapatkan kesempatan untuk menjadi teacher assistant dan menggantikan the real teacher assistnat yang berhalangan hadir, yaitu di PP X, PP Y, dan juga kelas 1Y. Menjadi teacher assistant selama beberapa period yang dibutuhkan hingga menjadi teacher assistant pada satu hari penuh.
(Kegiatan Non Mengajar)
- Pada proses kegiatan belajar mengtajar, penulis mendapatkan kesempatan untuk ikut merasakan menjadi teacher assistant. Siap menolong siswa yang membutuh bantuan, mengawasi siswa selama segala jenis kegiatan dan aktivitas, serta ikut mengajar dalam kelompok kecil dengan menghandle 1 kelompok dengan kegiatan yang telah ditetapkan.
- Penulis juga kerap mendapatkan kesempatan untuk menjadi teacher assistant dan menggantikan the real teacher assistnat yang berhalangan hadir, yaitu di PP X, PP Y, dan juga kelas 1Y. Menjadi teacher assistant selama beberapa period yang dibutuhkan hingga menjadi teacher assistant pada satu hari penuh.
(Kegiatan Non Mengajar)
- Observasi Awal Sekolah yang awal dilakukan pada tanggal 4 Agustus 2023, dilakukan obsevasi mengenai keadaan lingkungan sekitar Sekolah Dyatmika. Dihadiri oleh Director Sekolah, Kepala Sekolah, guru, dan beberapa staf lainnya.
- Professional Development (PD) yang dilaksanakan satu minggu sebelum dimulainya pembelajaran efektif di kelas. Tujuan utama dari program pengembangan profesional ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya yang manusia dan guru di Sekolah Dyatmika.
- Morning briefing dilakukan oleh seluruh staff pada setiap hari Senin pagi hari, pukul 07.15 WITA. Secara umum, penyampaian morning briefing adalah pengumuman-pengumuman penting terkait pelaksanaan pembelajaran selama seminggu kedepan dan lebik merujuk ke aktivitas akademik secara detail.
- Friday Morning Briefing yang dilakukan setiap jumat pagi pada pukul 7.30 WITA di sport hall, dilakukan untuk meriview kegiatan non akademik maupun akademik secara umum di Sekolah Dyatmika.
- Kegiatan assenbly yang merupakan kegiatan mingguan, dan penyampaian informasi penting yang ingin disampaikan kepada siswa Primary.
- Mentor Weekly Meeting dilaksanakan dua minggu sekali di hari Jumat. Pelaksanaan rapat mingguan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan laporan terkait kendala atau hal-hal lain yang berkaitan dengan kegiatan magang di Sekolah Dyatmika.
- Primary Staff Meeting dengan para staff juga kerap dilaksanakan terkait sistem kerja atau learning media update maupun pelatihan dalam suatu materi pembelajaran agar guru benar-benar menguasai dan siap mengajar.
- TA monitoring yang bertujuan untuk menunjang para TA agar tetap dapat bekerja dengan baik dalam segi apapun yang sesuai kebutuhan Sekolah, sehingga TA di Sekolah Dyatmika mampu menjadi TA yang profesional.
- Classroom Display yaitu menata ruang kelas adalah salah satu kegiatan yang dilakukan sebelum pelaksanaan pembelajaran efektif berlangsung.
- Bergabung menjadi guru di beberapa ECA, pada kesempatan ini, penulis memilih untuk mengikuti ECA Big Brush ART, yang dilakukan setiap hari rabu.







Komentar
Posting Komentar